minyak ikan untuk anak
Kesehatan

Minyak Ikan Untuk Anak, Perlukah Dikonsumsi Batita?

Minyak ikan memang mengandung banyak zat gizi penting bagi pertumbuhan otak, tulang dan imunitas anak. Tidak heran banyak orang tua memberikan suplemen minyak ikan untuk anak dan batita mereka.

Namun, sebenarnya ada dosis dan kondisi tertentu sehingga anak memerlukan suplemen tersebut. Dosis konsumsi minyak ikan juga tergantung usia dan kondisi anak lho, Bunda.

Manfaat Minyak Ikan Untuk Anak

Minyak ikan mengandung EPA, DHA, AA, Vitamin A dan D, Omega 3, Omega 6 dan Omega 9. Semua zat gizi tersebut sangat penting bagi pertumbuhan si kecil. Diantaranya untuk:

minyak ikan untuk anak
minyak ikan untuk anak
  • Pertumbuhan tulang dan gigi yang optimal.
  • Memelihara kesehatan otot jantung.
  • Memelihara kesehatan mata dan jaringan-jaringan lunak di dalam tubuh.
  • Menyehatkan otak dan membantu pemulihan akibat cedera otak.
  • Menguatkan sistem imunitas si kecil.
  • Membantu stimulasi dan kecerdasan anak.

Kapan Minyak Ikan Untuk Anak Harus Diberikan?

Tanpa bantuan suplemen, ternyata anak tetap mendapat asupan zat-zat yang terkandung di dalam minyak ikan kok, Bunda. Zat-zat tersebut didapat si kecil dari ASI, susu formula, makanan dan minumannya. Sehingga, jika Bunda dapat mengatur menu seimbang untuk Ananda, suplemen bisa saja tidak diperlukan lagi.

Namun ada kalanya si kecil membutuhkan tambahan zat gizi yang terkandung di dalam minyak ikan. Misalnya jika:

Si Kecil Mengalami Gangguan Kesehatan Tertentu

Misalnya asma, gangguan tidur, gangguan emosi, dll. Minyak ikan terutama Omega 3 di dalamnya dapat membantu mengurangi gangguan-gangguan tersebut.

Si Kecil Menyandang ADHD

Penyandang ADHD mengalami kerusakan otak pada lobus frontal. Hal ini membuat mereka tidak bisa berkonsentrasi, sulit menempatkan atensi, impulsif dan mengalami gangguan memori jangka pendek. Kandungan minyak ikan akan memberi impuls positif pada otak sehingga gejala ADHD menjadi lebih ringan.

Si Kecil Tidak Mendapatkan Asupan Asam Amino yang Cukup

Misalnya pada anak yang tidak mendapatkan ASI eksklusif, mengalami gangguan makan (picky eater, gangguan menelan, dll), atau menunya tidak seimbang. Pada kondisi ini minyak ikan untuk anak berfungsi sebagai tambahan nutrisi.

Perlu diingat, sebaiknya Bunda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum memberikan minyak ikan untuk anak. Agar pemberian suplemen, baik dosis maupun caranya sesuai dengan kondisi kesehatan si kecil. Semoga bermanfaat ya, Bunda.

 

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *